buku harian: DUDE_admirer

 
Jam

Kalender

Temen Blog

Hendy

Ayu Devie

roennie-blog

 

 

blog desa balaikambang

putra indonesia

Banner made with BannerFans.com, hosted on ImageShack.us

bahuma

kdi5



 Generasi Tebar Pesona

bannerwenrevisi

hakimtea

anakberbakti

Rosalita Moreno

Gadis Rantau

Freaks

Blogger Kebumen

IP Kamu

IP
Pengunjung

 

 

Group Tari Haluan Bolon Sultan Agung
30 Oktober 2008
"Saya sampaikan salut dan penghargaan kepada penari dari Sultan Agung, bukan hanya penarinya cantik-cantik dan busana indah, tapi juga tarian gemulai dan musiknya bagus."



Itulah salahsatu petikan kata sambutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat berada di puncak acara Pesta Danau Toba 2008 di Kecamatan Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara 18 Juli 2008 lalu.


Pernyataan Presiden itu disampaikan untuk menghargai penari kolosal yang harus menari di bawah rintik hujan dan lapangan yang tergenang air. Ya, mereka adalah penari Haluan Bolon Sultan Agung yang menyambut Presiden RI saat itu.

Sebagian di antara mereka saat itu mengenakan pakaian model kemben dengan pundak terbuka dan beberapa kali harus duduk di lapangan basah untuk membawakan gerakan tari.

Keseragaman formasi, ketepatan waktu dan kekompakan terlihat dalam tarian ini. Konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius dijalani sekitar tiga bulan dengan koordinator Salman, menarik rasa kagum dan hormatnya Presiden terhadap jerih payah para penari.

Presiden Yudhoyono lantas mengundang tarian kolosal Haroan Bolon untuk pentas di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2008 lalu. Jumlah penari yang dibawa dari sekolah Sultan Agung tersebut berjumlah 100 dengan pemain inti 18 siswi.

Saat membawakan tarian di Instana Presiden, Presiden SBY tampak antusias menyaksikan para penari yang dengan semangat berlenggak lenggong di hadapan para pejabat Negara itu. Hal itu tergambar dari cerita para penari yang berada disana.

“Bangga sekali rasanya bisa berada di Istana Presiden, bisa melihat Presiden juga wakilnya serta para Mentri. Ini pengalaman yang enggak terlupakanlah, pengalaman sekali dalam seumur hidup” jelas Vina Ayu Lestari, salah seorang pemain inti Tari Haluan Bolon Sultan Agung, saat ditemui di lapangan Haji Adam Malik Siantar pada acara hari Sumpah Pemuda.

Sedikit pemberitahuan, pada hari sumpah pemuda tersebut, grup mereka mendapat tawaran dari Pemko, untuk membawakan lagi tari- tarian adat batak yang pernah dipersembahkan untuk bapak Presiden.

Banjir job nih teringatnya….?????? (Rudy Situmeang)


Pelatih: Salman

Penari: Vina Ayu Lestari, Jaclin, Sintia, Novita, Ria, Chrismat,Christin, Rizky Mevrina, Regina, Widya, Indri, Reyna, Sylvina, Yuliana, Devi, Fidya, Jenny.

Label:

posted by dude_curhat @ 13.51  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
FB

Profil
Profil Facebook Embun Pagi
Add FB gw y
Anda Pengunjung Ke...

free hit counter

Kirim Comment

Friendster Temen
Previous Post
Archives
Yahoo Masangger

 

 

 

link saya ya...


Thanks To

Bapak Isnaini

Kang Rohman

BLOGGER

© 2005 buku_harian_rudhens by Rudy Handa